5 Tantangan ketika Sekolah di Luar Negeri:

Melanjutkan sekolah ke luar negeri merupakan salah satu bagian yang paling menyenangkan dari kehidupan seorang siswa. Namun, selama menjalaninya siswa akan menghadapi berbagai jenis tantangan. Meskipun ini merupakan kesempatan sempurna untuk dapat travelling lebih jauh, bertemu teman baru, belajar bahasa baru, namun bagi sebagian orang, pindah ke negara lain bukanlah transisi yang mudah.

1.Hambatan Bahasa

Salah satu tantangan paling umum ketika sekolah di luar negeri adalah hambatan bahasa atau language barrier. Mungkin kamu sudah menghabiskan lima tahun terakhir untuk mempelajari bahasa tersebut, tetapi begitu kamu tiba di negara itu, rasanya menjadi sangat asing. Penduduk setempat banyak menggunakan bahasa gaul/slang yang belum kamu kenal. Terkadang ini membuat kamu merasa seperti orang luar, tetapi kamu harus menganggap ini sebagai kesempatan belajar. Sebagian besar penduduk setempat akan menghargai jika kamu mencoba berkomunikasi dengan mereka dalam bahasa ibu mereka. Semakin banyak berlatih kosa kata, akan semakin nyaman kamu berbicara dengan bahasa setempat. Dan hei, pulang ke tanah air dengan memiliki kemampuan dual bahasa bukanlah ide yang buruk kan

2. Perbedaan Mata Uang

Mencoba memahami mata uang yang berbeda adalah tantangan umum yang dihadapi siswa yang sedang melanjutkan sekolah di luar negeri. Kamu harus terbiasa dengan konversi mata uang negara tersebut sehingga tidak menghabiskan uang lebih banyak dari yang seharusnya. Banyak negara memasukkan pajak dalam harga mereka, namun, siswa internasional harus sadar di beberapa negara seperti di negara-negara Amerika Utara, pajak tidak termasuk dan karenanya mereka harus menghitung pajak sebagai tambahan Ketika membeli barang. Beberapa siswa internasional mungkin cukup beruntung telah mendapatkan beasiswa. Tapi, siswa lain harus belajar mengelola keuangan mereka dengan benar dan mandiri. Tidak memiliki keluarga di dekatmu untuk mendukung secara finansial dapat membuat stres, tetapi sekali lagi, anggap ini sebagai kesempatan untuk belajar bagaimana mengembangkan anggaran dan mengelola uang.

3. Perbedaan Budaya

Setiap negara memiliki standar budaya yang berbeda. Selain mengenal bahasa dan mata uang, kamu harus menyesuaikan dengan budaya setempat. Di rumah, kamu tidak menyadari hal-hal yang dilakukan sehari-hari mungkin asing bagi penduduk setempat, karena terdapat beberapa “aturan tidak tertulis.” Sebagai contoh yaitu : jabat tangan. Di satu negara, jabat tangan yang kuat adalah normal, tetapi di negara lain, itu mungkin suatu tindakan yang ofensif. Jadi, coba amati penduduk setempat dan belajar mendalami budaya mereka. Pada akhirnya, kamu akan terbiasa dan dapat menyesuaikan diri serta bertindak seperti orang lokal.

4. Rindu Rumah

Sangat mudah untuk merasakan homesick ketika segala sesuatu di sekitar kamu  begitu asing. Kamu akan kehilangan hal-hal yang membuatmu nyaman, seperti sofa di ruang tamu dan bergurau dengan kakak atau adik mu yang menyebalkan. Ingat, kerinduan adalah perasaan alami dan diharapkan ketika pindah bermil-mil jauhnya dari rumah. Jangan biarkan hal itu menghalangi waktumu untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa di luar negeri! Keluarga dan temanmu akan tetap ada ketika kamu kembali, pada kenyataannya, kamu dapat terhubung dengan mereka melalui teknologi. Keluar dan jelajahi daerah, kamu akan dengan cepat dapat mengatasi perasaan rindu akan kampung halaman.

5. Not Wanting to Leave

Setelah mengatasi semua tantangan ini, Kamu akan menyadari betapa kamu benar-benar mencintai negara tempatmu bersekolah. Ketika tiba saatnya untuk pergi, kamu akan merindukan penduduk setempat, makanan, dan banyak hal kecil seperti kafe di ujung jalan. Kamu akan kehilangan kebebasan, petualangan, sehingga pergi meninggalkan negara tersebut akan menjadi tantangan tersendiri. Tetapi kamu akan senang untuk pulang dan berbicara tentang pengalaman luar biasa ketika di luar negeri.

Source : https://www.applyboard.com/blog/challenges-students-face-abroad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *